JOBSHEET 3 MENGONFIGURASI ROUTING PADA PERANGKAT JARINGAN DALAM SATU AUTONOMOUS SYSTEM
Mengonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan dalam Satu Autonomous System
2. Latar Belakang
Routing adalah proses penting dalam jaringan untuk mengarahkan paket data dari satu jaringan ke jaringan lain. Dalam satu Autonomous System (AS), konfigurasi routing digunakan untuk memastikan bahwa perangkat dalam jaringan internal dapat saling berkomunikasi secara efisien. Protokol routing dinamis seperti RIP, OSPF, atau EIGRP sering digunakan untuk mengelola tabel routing dan mempermudah administrasi jaringan. Dalam praktik ini, akan dilakukan konfigurasi routing dinamis untuk mendukung komunikasi antar perangkat dalam satu AS.
3. Tujuan Praktek
- Memahami prinsip dasar routing dinamis dalam satu Autonomous System.
- Mengonfigurasi routing pada perangkat jaringan untuk mengelola lalu lintas data.
- Memastikan komunikasi antar jaringan internal berjalan efisien dan tanpa hambatan.
4. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
- Pastikan perangkat dalam kondisi mati sebelum menghubungkan kabel untuk mencegah arus listrik statis.
- Gunakan peralatan pelindung seperti sarung tangan anti-statis saat menangani perangkat keras.
- Hindari kabel jaringan yang berantakan untuk mengurangi risiko tersandung.
- Pastikan semua perangkat bekerja di lingkungan yang bebas dari debu dan suhu ekstrem.
5. Alat dan Bahan
- Router (dua atau lebih).
- Switch (opsional, jika ada perangkat tambahan).
- Laptop/PC untuk konfigurasi perangkat.
- Kabel konsol dan adaptor USB-to-RS232 (jika diperlukan).
- Kabel jaringan (UTP/STP kategori 5e atau 6).
- Software terminal emulator (misalnya PuTTY atau Tera Term).
6. Langkah Kerja / Cara Kerja
Persiapan Awal
- Siapkan topologi jaringan sesuai kebutuhan, misalnya tiga router yang saling terhubung.
- Hubungkan laptop ke perangkat router menggunakan kabel konsol.
- Jalankan software terminal emulator untuk akses konfigurasi perangkat.
Langkah Konfigurasi Routing Dinamis
A. Konfigurasi Dasar Router
-
Masuk ke mode konfigurasi:
enable configure terminal -
Beri nama pada router:
hostname Router1 -
Konfigurasi IP pada interface router:
interface gigabitethernet 0/0 ip address 192.168.1.1 255.255.255.0 no shutdown exit
B. Mengonfigurasi Routing Dinamis (Contoh OSPF)
-
Aktifkan protokol OSPF:
router ospf 1 network 192.168.1.0 0.0.0.255 area 0 network 192.168.2.0 0.0.0.255 area 0 exit -
Ulangi langkah konfigurasi untuk router lainnya, dengan menyesuaikan alamat IP dan jaringan.
C. Simpan Konfigurasi
Pastikan konfigurasi tersimpan dengan menggunakan perintah berikut:
write memory
7. Pengujian / Kesimpulan
Pengujian
-
Tes Konektivitas Antar Router:
Gunakan perintahpinguntuk memverifikasi koneksi antar router. -
Cek Tabel Routing:
Periksa tabel routing menggunakan perintah:show ip route -
Validasi Protokol Routing:
Gunakan perintah:show ip ospf neighboruntuk memastikan bahwa tetangga OSPF telah terdeteksi.


Komentar
Posting Komentar